Kasus keracunan salmonella kian menjadi umum. Bakteri yang hidup di daging, telur, dan bahan makanan mentah ini membuat banyak orang dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Pusat Pengendalian dan
Pencegahan Penyakit (CDC), beberapa
bulan terakhir peringatan baru tentang
wabah salmonella terus diberikan.
Keracunan makanan akibat
kontaminasi salmonella telah membuat 19.000 orang dilarikan ke rumah sakit setiap tahun.
Salmonella sendiri merupakan bakteri
yang hidup di bahan makanan mentah
seperti daging, telur, dan sayuran
segar.
Bakteri ini dapat memengaruhi saluran
usus dan dapat menyebabkan masalah
serius, seperti dehidrasi berat. Satu-
satunya cara untuk mendiagnosis
keracunan salmonela adalah melalui
tes darah atau tinja. Namun,
kontaminasi salomonela umumnya
memiliki gejala berikut:
- Diare lebih dari 3 hari.
- Nyeri perut.
- Demam.
- Mual dan muntah.
Gejala tersebut biasanya berlangsung
selama empat sampai tujuh hari.
Namun, untuk mencegah penyakit
serius, pastikan untuk tetap terhidrasi
dengan banyak minum bila gejala tadi
timbul. Bila gejala semakin parah
dalam 3 hari, ada baiknya segera
konsultasikan ke dokter.
Bayi dan orang dewasa di atas 65
tahun, dan orang-orang dengan sistem
kekebalan tubuh yang lemah lebih
mungkin untuk mengembangkan
penyakit yang lebih serius dengan
gejala yang lebih berat.
Jika Anda termasuk dalam kategori
ini, CDC merekomendasikan Anda
mengonsumsi antibiotik, namun tetap
sesuai resep dokter.
Untuk menghindari terinfeksi bakteri
salmonella, ada beberapa tindakan
pencegahan yang dapat dilakukan,
yaitu:
- Pastikan untuk benar-benar mencuci
tangan dengan antiseptik setelah:
Menggunakan kamar mandi,
mengganti popok, memegang daging
mentah atau unggas, membersihkan
kotoran hewan peliharaan, menyentuh
reptil atau burung.
- Menjaga daging, unggas dan
makanan laut mentah terpisah dari
bahan makanan lain.
- Gunakan talenan terpisah untuk
daging dan sayuran.
- Jauhkan makanan yang dimasak dari
permukaan yang terkontaminasi bahan
mentah.
- Hindari makan telur mentah.
- Mencuci bersih sayuran segar yang
akan dijadikan salad.
0 Response to "Kenali Gejala Keracunan Bakteri Salmonella"
Posting Komentar