Menteri Agama Lukman Hakim
Saifuddin saat peluncuran
Terjemahan Alquran ke bahasa
daerah dan Ensiklopedia Pemuka
Agama Nusantara di Kemenag,
Jakarta, Senin (19/12).
Kepala Seksi Pengkajian Alquran
Lajnah Penstashihan Mushaf
Alquran (LPMQ) Zarkasi
mengatakan, aplikasi Quran
Kemenag versi web sudah dapat
diakses mulai Jumat.
"Aplikasi Quran Kemenag versi
website bisa diakses di
http:quran.kemenag.go.id. Konten
dalam versi Android, seperti teks
ayat, terjemah, tafsir, pencarian
kata, murattal dan fasilitas
sharing, dapat dinikmati juga pada
versi web yang baru diluncurkan
ini," kata Zarkasi lewat keterangan
tertulisnya yang diterima di
Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan, laman web Quran
Kemenag melengkapi aplikasi
Quran Kemenag versi Android yang
dirilis sebelumnya. Layanan baru
Quran Kemenag versi web
memiliki perbedaan dengan versi
Android yaitu adanya fasilitas font
Mushaf Alquran standar.
Pada versi website, tersedia font
yang dapat digunakan para
penerbit buku, akademisi, peneliti
dan masyarakat yang hendak
menulis ayat Alquran sesuai
standar Kementerian Agama.
"Font yang tersedia dalam aplikasi
ini telah memenuhi standar Rasm
Usmani yang disepakati para
ulama Al quran," kata dia.
Dalam versi web, lanjut Zarkasi,
pengguna dapat mengunduh font
mushaf standar terlebih dahulu
untuk kemudian memasangnya
pada komputer pribadi agar dapat
membaca font tersebut.
"Kami menyadari bahwa
penggunaan font ini masih
memerlukan langkah
penyederhanaan agar pengguna
semakin mudah dan nyaman,"
katanya.
Dia berharap aplikasi Quran
Kemenag baik versi web maupun
adroid agar dapat mempermudah
akses umat Islam terhadap Alquran
baik saat di rumah, kantor bahkan
dalam perjalanan. Untuk
memperluas akses tersebut, LPMQ
juga akan merilis aplikasi Quran
Kemenag versi IOS bagi pengguna
Apple pada akhir Januari 2017.
LPMQ, kata dia, juga akan
meluncurkan layanan berbasis
daring sebagai sarana publik untuk
memberikan saran dan masukkan
atas terbitan Kementerian Agama,
khususnya terkait terjemahan Al
Quran. Saran dan masukan publik
penting karena menindaklanjuti
rekomendasi Mukernas Ulama Al
Quran tahun 2015 di Bandung.
Saat ini, lanjut dia, LPMQ sedang
mengadakan kajian
penyempurnaan Alquran sejak
awal 2016.
"Upaya penyempurnaan
terjemahan Alquran terbitan
Kementerian Agama terakhir kali
dilakukan pada tahun 2002," kata
Zarkasi.
Dia mengatakan LPMQ terus
berusaha memberikan pelayanan
kepada masyarakat khususnya
dalam bidang kitab suci umat
Islam. Selain menerbitkan hasil
kajian tafsir, LPMQ juga
menyediakan mushaf, baik cetak
maupun digital.
0 Response to "Aplikasi Quran Kemenag Versi Web Sudah Bisa Diakses"
Posting Komentar